Masyarakat Indonesia dibuat geger atas insiden salah cetak bendera dalam buku panduan SEA Games 2017. Pasalnya, dalam buku tersebut bendera yang seharusnya merah putih terbalik menjadi putih merah, layaknya bendera Polandia.
Insiden salah cetak tersebut turut disorot sejumlah media asing. Media asal Inggris, Daily Mail, mengulasnya dengan judul "SEA Games: Oops! Malaysia upsets Indonesia with flag blunder".
"Bendera Indonesia terdiri dari warna merah dan putih, namun dicetak dengan warna putih di atas, membuatnya seperti bendera Polandia," tulis Daily Mail.
Dalam tulisan itu, disebutkan bahwa pihak Malaysia dengan segera meminta maaf. Menteri Pemuda dan Olahraga Negeri Jiran, Khairy Jamaluddin, secara pribadi mendatangi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di hotelnya.
Sementara itu media Singapura, Channel News Asia, mengangkat soal permintaan maaf Malaysia atas kesalahan tersebut.
"Mewakili pemerintah Malaysia, kami ingin menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia," ujar Menteri Luar Negeri malaysia, Anifah Aman, dalam sebuah pernyataan seperti yang dilansir media tersebut.
Masih dari media Singapura, The Straits Times, juga membahas soal permintaan maaf Malaysia kepada Indonesia. "Penyelenggara SEA Games Malaysia telah meminta maaf kepada Indonesia setelah benderanya dicetak terbalik dalam buku panduan, yang memicu kemarahan dan komentar pedas di media sosial."
Dalam tulisan berjudul "SEA Games: Malaysia sorry for Indonesia flag gaffe" itu, The Straits Times mengutip permintaan maaf penyelenggara SEA Games yang dikeluarkan dalam sebuah pernyataan.
"Kami ingin meminta maaf secara tulus kepada masyarakat Indonesia atas kesalahan tak disengaja dalam mencetak bendera Indonesia."
Media asal Amerika Serikat, ABC News, mengangkat soal permintaan maaf Malaysia dengan tulisan berjudul "Malaysia apologizes for showing Indonesia's flag as Poland's".
Dalam tulisan itu, ABC News mengutip pernyataan Khairy yang mengatakan akan mengoreksi dan mencetak ulang buku panduan itu.
Dengan judul "Indonesia in flag flap with Malaysia at Games", Al Jazeera juga membahas soal kesalahan Malaysia yang memicu kemarahan Indonesia.
"Kesalahan yang membuat bendera merah putih Indonesia terbalik menjadi bendera Polandia, memicu kemarahan Indonesia di mana ShameOnYouMalaysia menjadi tagar populer di Twitter," tulis media asal Qatar itu.
Media Asing Sorot Insiden Salah Cetak Bendera RI di SEA Games
Media Asing Sorot Insiden Salah Cetak Bendera RI di SEA Games
Unknown
5.0
stars based on
35
reviews
Masyarakat Indonesia dibuat geger atas insiden salah cetak bendera dalam buku panduan SEA Games 2017. Pasalnya, dalam buku tersebut bendera ...
Translate
Popular
-
Gempa besar dengan magnitude 8,1 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Meksiko. Guncangan gempa ini diperkirakan bakal menimbulkan gelom...
-
Apakah akhir-akhir ini Anda sering menerima broadcast pesan multicolor Whatsapp atau Whatsapp colors? Seolah-olah fitur baru Whatsapp, te...
-
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, berkomunikasi dengan Pemerintah Myanmar soal keberadaan komunit...
-
Seorang pria Thailand membunuh anak perempuannya yang baru berusia 11 tahun. Parahnya, pembunuhan itu ditayangkan secara langsung melalui...
-
Lowongan pendaftaran 19.210 CPNS 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM mulai dibuka pada 1 Agustus hingga ...
-
Seorang siswa salah satu SMA di Makassar berinisial Adt, (15) dituduh mencuri ponsel dalam area SMPN 18 Makassar di jl Daeng Tata, Kelura...
-
Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) diminta berperan aktif untuk mengatasi persoalan kasus Rohingya. Direktur Eksekutif Centre ...
-
Munculnya uban identik dengan bertambahnya usia. Orang biasanya tidak terlalu memusingkannya, apalagi jika uban muncul saat memasuki usia...
-
Banyak tradisi menarik saat perayaan Imlek di berbagai negara. Namun tidak ada yang semenarik tradisi anak muda di Beijing. Saat Imlek ba...
-
Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua menempatkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan ...