Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Terkendala Adminitrasi Ibu Ini Bawa Jenazah Bayinya Pakai Angkot


Seorang ibu asal Kotabumi, Lampung Utara ditemukan sedang menangis didalam mobil angkutan kota (angkot) jurusan Tanjungkarang-Rajabasa. Ibu itu bserusaha tahan isak tangis sambil menggendong jenazah bayi perempuannya yang baru saja meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUAM) Bandar Lampung, Rabu 20 September 2017 sekira pukul 16.00 WIB.

Wanita yang diketahui bernama Delvasari itu itu hendak menuju ke kampung asalnya di Desa Gedung Nyapah, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara. Sebuah kisah yang menjadi viral di media sosial ini kemudian dibagikan pengguna akun facebook @Yuni Rusmini.

Diceritakan, bahwa ibu tersebut mengaku tidak kuasa menahan sedih karena putrinya yang masih berumur satu tahun meninggal begitu cepat. Ironisnya, putrinya tersebut dinyatakan meninggal setelah operasi, jenazah putrinya tak diantar menggunakan mobil ambulans karena masalah administrasi yang belum rampung.

Ia menduga, kemungkinan dirinya tidak mendapat layanan ambulans lantaran almarhumah putrinya hanya berobat menggunakan fasilitas BPJS.

Sementara itu, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) membantah jika pihaknya tidak menyediakan ambulans. Informasi didapat mengungkapkan, pihak RS sebenarnya telah menyiapkan satu unit mobil ambulans untuk mengantar jenazah bayi malang itu. Tapi, lantaran terhambat persoalan administrasi dan yang bersangkutan sudah tidak sabar, akhirnya ia membawa sendiri pulang bayinya dengan menumpang angkot.
Read More

Es Kopi vs Kopi Panas: Mana yang Lebih Sehat?

Tren saat ini seperti tak bisa dipisahkan dari kopi dalam rutinitas sehari-hari. Beberapa sumber pun banyak menyebutkan manfaat kopi buat kesehatan. Di antaranya adalah menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan depresi.

Meskipun belum jelas apa yang menjadi alasan dari manfaat baik kopi, para ahli berpendapat bahwa kandungan antioksidan, polifenol, dan mineral yang tinggi dalam kopi adalah penyebabnya.

Dilansir Kompas.com, secangkir kopi panas dan kopi dingin yang tidak menggunakan gula sama-sama mengandung nutrisi yang sama. Untuk kandungan kafeinnya pun tidak terlalu berbeda, meskipun efek kafein dalam es kopi panas lebih cepat timbul daripada kopi panas. Sementara kopi panas memiliki kandungan pH yang lebih rendah daripada es kopi sehingga memiliki keasaman yang lebih tinggi. Es kopi juga dapat membantu mengencerkan konsentrasi kopi sehingga tidak terasa terlalu kuat tingkat keasamannya. Sehingga es kopi mungkin bisa jadi pilihan untuk penderita maag atau asam lambung.  

Bagusnya lagi, es kopi memakai sedotan dalam penyajianya. Sehingga kopi tidak bersentuhan langsung dengan gigi yang biasa jadi penyebab gigi menguning karena asam. Namun sisi minusnya, es kopi biasaya disajikan dengan dengan tempat yang lebih besar dengan beraneka ragam topping dan gula yang melimpah. Hal ini  yang  membuat kandungan kalorinya melonjak. 
Oleh karena itu, agar lebih tenang mengonsumsi kopi dan mendapatkan manfaat yang baik, lebih baik memilih kopi hitam tanpa pemanis dan topping dengan kadar gula tinggi. 
Read More

Jangan Panaskan 5 Makanan ini Sama Dengan Bunuh Diri Perlahan

Jangan Panaskan 5 Makanan ini !
Demi kesehatanmu, jangan coba-coba untuk memanaskan lima makanan di bawah ini karena kandungan yang ada di dalamnya dapat berubah menjadi racun. Yuk, langsung baca ulasan di bawah ini!

BAYAM

Meski kaya nutrisi, kamu mesti tahu kalau sayur bayam, adalah salah satu makanan yang tidak boleh kamu panaskan bahkan satu kali pun karena akan mengakibatkan oksidasi yang membahayakan tubuh. Ketika sayur bayam kamu panaskan, maka kandungan nitrat di dalam bayam akan berubah menjadi nitrit dan bersifat zat karsinogen atau pemicu kanker di dalam tubuh. Selain dipanaskan, bayam juga tidak boleh disimpan lebih dari lima jam untuk dikonsumsi kembali.

SELEDRI

Sama seperti sayur bayam, seledri juga mengandung zat nitrat yang dapat berubah menjadi kandungan berbahaya bagi tubuh setelah dipanaskan. Sayuran pelengkap ini biasanya dicampurkan dalam sajian sup atau bakso. Jadi hati-hati! Kalau kamu ingin memanaskan kedua makanan ini, mungkin lebih baik kamu buang dulu seledrinya dan gunakan seledri yang baru.

KENTANG

Kamu juga wajib tahu kalau nutrisi yang ada pada kentang akan hilang jika kentang dipanaskan kembali. Selain itu, pada proses pemanasan secara  berulang-ulang berisiko memacu perkembangan bakteri yang membahayakan tubuh.

TELUR

Telur yang dimasak dalam keadaan bulat cenderung lebih berbahaya ketika dipanaskan bahkan dapat membuat telur menjadi beracun terutama dibagian kuning telurnya. Mengkonsumsi telur yang tidak fresh pun dapat merusak dan menggangu sistem pencernaan. Ada baiknya kalau ingin mengonsumsi telur yang sudah didiamkan, langsung dimakan habis dan tidak perlu dipanaskan.

NASI

Memanaskan nasi tidak sama dengan menyimpan nasi di dalam rice  cooker/warmer. Yang dimaksud di sini adalah memanaskan nasi di mana cara tersebut bisa memicu pertumbuhan spora. Apalagi saat suhu nasi tersebut mendingin kembali, spora tersebut akan berkembang biak menjadi bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan diare atau muntah-muntah. Namun Food Standards Agency menyebutkan, yang menyebabkan bakteri berkembang sebenarnya bukan cara memanaskannya, melainkan cara menyimpan nasi dengan cara yang salah. Jadi, kalau nasi tidak diletakkan di rice cooker/warmer, sebaiknya nasi disimpan di dalam lemari es, dan saat akan disantap, baru dikukus kembali. 
Read More

Anda Ingin Mie Instan Sehat? Ini Rahasia Cara Memasaknya

Mie instan. Inilah menu yang sangat karib dengan masyarakat di Indonesia. Makanan ini disajikan dalam berbagai rupa. Mulai camilan hingga menjadi menu utama.

Ya, mie instan memang jadi menu populer. Lihatlah laporan World Instan Noodles Association pada Mei silam. Dalam setahun, penduduk Bumi menghabiskan 102,7 miliar bungkus mie instan.

Dan Indonesia menjadi negara ke dua paling banyak mengonsumsi mie instan dalam setahun, yaitu 13,4 miliar bungkus. Indonesia berada di bawah China yang menghabiskan 44,4 miliar bungkus pertahun. Di bawah Indonesia ada Jepang, India, Vietnam, dan Amerika Serikat.

Tapi banyak ulasan menyebut jika terlalu banyak mengonsumsi mie instan buruk untuk kesehatan. Mie instan dituding sebagai pemicu kanker, tekanan darah tinggi, meningkatkan kadar kolesterol, dan sebagainya. Mengerikan bukan?

Jangan khawatir dulu. Presiden Masyarakat Gizi Malaysia, Dr Tee E Siong, punya tips khusus bagaimana mengonsumsi mie instan dengan sehat.

“ Banyak orang berpikir makan mie instan adalah beracun dan bahaya, tapi ini tidaklah benar. Beberapa orang berlebihan dan menyalahgunakan ini. Ini bukan berarti makan mie instan lima kali sehari,” ujar Siong, sebagaimana dikutip Dream dari The Straits Times, Sabtu 5 Desember 2015.

Menurut dia, makan mie instan sama dengan mengonsumsi roti. Mie instan kaya akan karbohidrat, lemak, sedikit protein, serat, mineral, dan vitamin, sehingga harus dikonsumsi dengan menu lainnya.

Lantas bagaimana membuat mie instan yang sehat? Menurut Siong, “ Jangan menambahkan semua bumbunya.” Ya, jangan menuang semua bumbu ke dalam mie instan. Secukupnya saja!

Selain itu, juga tambahkan bahan lain ke dalam menu mie instan. Sehingga dalam sekejap, mie instan Anda menjadi menu sehat. “ Untuk membuatnya bergizi seimbang, tambahkan sayuran segar, telur, daging cincang atau sarden.”

Nah, dengan demikian setidaknya mie instan yang kita konsumsi akan punya gizi lebih jika dibandingkan kita hanya merebus dan langsung memakannya tanpa menambah bahan lain.

“ Kita perlu asupan gizi sepanjang hari. Berapa banyak Anda makan, bagaimana Anda makan, dan bagaimana makanan itu dimasak menjadi hal penting,” tambah Siong.

Lantas, bagaimana dengan kandungan monosodium glutamat (MSG) dalam mie instan? Tidkakah bahan ini berbahaya sebagaimana adikhawatirkan banyak orang?

Siong tak yakin MSG akan memperburuk kesehatan manusia. “ Jika Anda melihat badan pengawas makanan di dunia, tak ada ysng mrlsrsng MSG,” kata dia.

“ Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa MSG jelek untuk kesehatan. Orang Jepang menggunakan ini selama berabad-abad dan mereka sehat-sehat saja,” tambah Siong.

Dia bahkan menganjurkan masyarakat untuk menggunakan MSG dengan bijak. MSG sebenarnya tidak memiliki rasa. “ Itu hanya penambah rasa yang memiliki natrium kurang dari garam ,” ujar dia.


Read More

Pesan Dari DOKTER Jangan Pernah Mencoba Makan Mie Instan Lalu Anda Minum Air Bersoda


Ini peringatan bagi penggemar mi instan. Jangan pernah lagi menyantap mi cepat saji itu dengan disertai menenggak minuman bersoda. Jika “ overdosis”, bisa-bisa perut Anda akan “ meletus”.

Simak saja kisah Xiao Cao. Pria asal Chongqing, Tiongkok ini harus dilarikan ke rumah sakit setelah menyantap mi instan dan kemudian menenggak minuman bersoda. Perut pria itu kembung. Dipenuhi gas.

Ya, Cao terlalu banyak makan mi dan juga meminum soda. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, dia memasak dua bungkus mi instan. Setelah itu, dia langsung meminum dua botol soda, keripik kentang, dan beberapa snack. Jelas perutnya penuh. Kenyang.

Beberapa saat, dia merasa perutnya kembung. Membesar. Rasa sakit segera mendera. Seperti akan “ meletus”. Dia segera dibawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa, hasilnya sangat mengejutkan.

Dokter menemukan perut dan ususnya bengkak. Penuh dengan gas. Bahkan, dokter harus menggunakan tabung untuk mengeluarkan gas berlebih dalam perut itu.

Mengapa bisa terjadi? Seorang profesor biologi dan ilmu makanan di Universitas Teknologi dan Bisnis Chongqing mengatakan bahwa mengonsumsi minuman berkarbonasi, yang bersifat asam, dan mi instan yang mengandung zat-zat alkalin seperti lem secara bersama-sama akan menyebabkan reaksi asam-basa kuat. Perpaduan ini akan melepaskan gas karbon dioksida yang sangat banyak di perut.

Biasanya, kata profesor itu, gas di dalam tubuh itu akan keluar saat seseorang bersendawa. Tapi untuk kasus Cao ini terlalu ekstrem. Dia kebanyakan makan mi dan minum soda. Sehingga gas yang dihasilkan terlalu banyak.

Read More

Ini yang Terjadi di Perut Saat Konsumsi Mie Instan

Makanan mie instan kini semakin populer saja. Selain karena bombardir iklan yang seperti tidak ada habisnya, makanan jenis ini sangat membantu mereka yang tidak punya banyak waktu untuk memasak.

Selain murah, mie instan adalah andalan mahasiswa jika mereka belum mendapat kiriman uang.

Namun di balik itu semua ada temuan menarik tentang mie instan saat masuk ke dalam saluran pencernaan kita.

Untuk pertama kalinya, Braden Kuo dari Massachusetts General Hospital melakukan percobaan untuk mengetahui kondisi pencernaan saat mie instan masuk ke dalamnya.

Dengan menggunakan kamera pintar seukuran pil multivitamin, Kuo sangat tercengang dengan reaksi saluran pencernaan saat diberikan mie instan.

Kamera cerdas tersebut telah memberikan Kuo gambaran keadaan di dalam, mulai dari perut hingga ke usus kecil selama 32 jam yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Sebelum uji klinis ini, kamera tersebut hanya digunakan untuk mempelajari bagian dalam seseorang ketika perut mereka kosong.

Kuo mengatakan dalam video terlihat perut bolak-balik berkontraksi seperti mencoba untuk menggiling mie instan.

Sebagai perbandingan, subjek penelitian juga makan mie buatan sendiri di hari yang berbeda.

Bila dilihat berdampingan, hasilnya berbeda secara signifikan.

" Hal yang paling mencolok tentang percobaan kami adalah masalah waktu yang dibutuhkan (agar mie hancur), katakanlah satu atau dua jam. Kami melihat mie instan sulit diproses dibandingkan dengan mie buatan sendiri," kata Kuo.

" Saya menyadari bahwa video tersebut sangat provokatif" , kata Kuo, yang menambahkan studi ini masih terlalu dini untuk menghasilkan sebuah kesimpulan tentang apa pun.

Namun dia dan timnya berencana akan melakukan penelitian lebih dalam.

Ia berharap studi ini bisa mengungkapkan apakah pencernaan yang lambat memengaruhi jumlah nutrisi yang diserap tubuh.

" Saya pikir makanan olahan masih perlu diteliti lebih lanjut."
Read More

15 Cara mengobati sakit gigi secara alami dan terbukti mujarab

15 Cara mengobati sakit gigi secara alami dan terbukti mujarab
Ada pepatah mengatakan sakit gigi lebih sakit daripada sakit hati. Sakit gigi memang membuat kita kelimpungan atau susah. Sakit gigi membuat kita susah makan. Ujung-ujungnya kita jadi kelaparan. Apalagi sakit gigi membuat kita merasa tidak nyaman, karena gigi yang sakit berkedut-kedut. Mau makan susah, mau minum pun susah. Sakit gigi memang seringkali membuat mood seseorang jadi buruk. Malah kadang yang mengalami sakit gigi sampai menangis karena tidak betah dengan sakit yang dialami.

Sakit gigi sering disebabkan oleh gigi berlubang. Bisa juga ketika gigi hendak tanggal, hal yang biasa terjadi pada anak-anak yang dalam masa berganti gigi susu ke gigi dewasa. Gigi berlubang memang dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa hingga lansia. Banyak faktor yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

Penyebab gigi berlubang

Cara menyikat gigi yang salah

Jarang kita sadari bahwa kita menyikat gigi dengan cara yang salah. Mungkin ada sebagian yang beranggapan, “Yang penting sikat gigi supaya mulut nggak bau.” Hal ini tentu merupakan cara berpikir yang salah. Karena jika Anda asal-asalan menyikat gigi, maka sisa makanan yang ada pada gigi Anda tidak akan terbasmi dengan sempurna. Hal ini akan menyebabkan kuman-kuman pada sisa makanan membuat gigi Anda berlubang. Maka dari itu, mulailah terapkan cara menyikat gigi dengan benar selama minimal 2 menit.

Jarang menyikat gigi

Penyebab gigi berlubang selanjutnya adalah jarang menggosok gigi. Ketika Anda jarang dan malas menggosok gigi Anda, maka bakteri dan kuman dari sisa-sisa makanan akan berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan gigi Anda berlubang. Rajinlah menyikat gigi 2 kali sehari. Setelah sarapan dan sebelum tidur.

Alat menyikat gigi salah

Memakai sikat gigi dan pasta gigi yang tidak sesuai ternyata dapat menyebabkan lubang pada gigi Anda. Misalnya mulut Anda kecil namun memakai sikat gigi yang besar. Hal ini tentu akan membuat sikat gigi tidak dapat menjangkau semua gigi Anda dengan sempurna sehingga sisa makan yang tertinggal dalam mulut tidak terbasmi dengan baik.

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis

Rasanya hampir semua makanan mengandung gula atau perasa makanan manis. Ketika Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman manis, bakteri justru semakin nyaman bersarang di mulut Anda. Bakteri yang berkembang akan mengubah zat-zat menjadi asam laktat yang kemudian mulai mengikis gigi secara perlahan.

Karies gigi

Penyebab gigi berlubang terakhir adalah karies gigi. Karies gigi merupakan penyakit infeksi pada gigi yang merusak struktur gigi. Jika tidak segera ditangani maka bisa jadi gigi Anda berlubang atau parahnya harus dicabut agar infeksi tidak menyebar. Karies gigi bisa disebabkan oleh enamel gigi yang tidak terbentuk sempurna, masuknya bakteri streptococcus mutans dan lactoballi ke dalam mulut, dan faktor-faktor lainnya

Mengalami sakit gigi memang tidak mengenakkan, apalagi jika gigi sudah berlubang dan sampai harus dicabut. Namun sebelum itu terjadi, ketika sudah terdapat tanda-tanda gigi ngilu, berkedut-kedut, segera atasi. Cara mengobati sakit gigi bisa langsung menuju dokter atau Anda mencoba cara mengobati sakit gigi secara alami.

Berikut cara mengobati sakit gigi secara alami.

Cara mengobati sakit gigi secara alami

1. Garam

Garam dapat digunakan sebagai mengobati sakit gigi yang mujarab. Sodium yang tinggi dapat membasmi bakteri penyebab gigi berlubang. Garam menjadi antiseptic alami bau kesehatan mulut Anda. Masukkan 2 sdm garam ke dalam segelas air hangat. Aduk hingga larut. Gunakan sebagai obat kumur setiap kali Anda selesai sikat gigi agar bakteri dapat dibasmi sampai bersih.

2. Lemon

Asam dalam lemon berfungsi sebagai alkali alami agar kadar pH dalam mulut seimbang. Selain lemon juga merupakan antibakteri yang efektif untuk membasmi bakteri penyebab gigi berlubang. Peras 1 buah lemon, masukkan dalam segelas air hangat. Gunakan untuk berkumur 3 kali sehari agar bakteri benar-benar hilang.

3. Jeruk nipis

Sama halnya dengan lemon, jeruk nipis juga efektif untuk membasmi bakteri dalam mulut sehingga kesehatan mulut terjaga. Peras 2 buah jeruk nipis, campurkan dengan segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur.

4. Belimbing wuluh

Rasa asam dalam belimbing wuluh berguna sebagai antibakteri yang tentu saja efektif dalam membasmi bakteri dalam mulut Anda. Caranya adalah dengan menumbuk halus 2 biji belimbing wuluh yang belum matang. Tumbukan belimbing wuluh ini kemudian oleskan pada bagian gigi yang sakit.

5. Daun Jambu biji

Daun jambu biji juga ternyata berguna sebagai antibakteri yang berguna untuk menjaga kesehatan mulut. Selain itu daun jambu efektif sebagai cara mengobati sakit gigi karena mempunyai antibakteri, antiiflamasi, dan analgesi yang kuat. Yang perlu Anda lakukan hanya menguyah jambu biji. Atau merebus daun jambu biji dengan segelas air kemudian gunakan untuk berkumur.

6. Daun sirih

Daun sirih merupakan resep tradisional sejak jaman nenek moyang yang terbukti ampuh sebagai cara mengobati sakit gigi. Apakah Anda pernah melihat nenek atau kakek Anda menguyah sesuatu hingga mulutnya berwarna merah. Yang mereka kunyah adalah daun sirih. Daun sirih berguna sebagai penguat gigi, menghentikan pendarahan pada gusi, menghilangkan bau mulut, dan juga sebagai antiseptik alami. Anda bisa menggunakannya dengan cara dikunyah atau merebusnya kemudian digunakan untuk berkumur

7. Bawang merah

Bawang merah mengandung antiseptic alami yang efektif membunuh kuman. Caranya adalah dengan menumbuk halus 1 siung bawang merah dengan ¼ sdt garam lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

8. Bawang putih

Bawang putih sama dengan bawang merah berguna sebagai antiseptic alami. Caranya adalah dengan menumbuk halus 1 siung bawang putih dengan ¼ sdt garam lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

9. Asam jawa

Asam jawa juga merupakan salah satu bahan alami berikutnya yang bisa digunakan sebagai antiseptic alami. Caranya adalah dengan menyangrai biji asam jawa lalu tempelkan pada gigi yang sakit

10. Cengkeh

Cengkeh juga satu dari banyak bahan alami yang dapat mengobati sakit gigi. Caranya adalah dengan menumbuk halus cengkeh kemudian tempelkan pada gigi yang sakit.

11. Merica

Merica berguna sebagai cara mengobati sakit gigi karena mengandung antibakteri, anti-inflamasi, dan analgesik properti. Caranya adalah dengan mencampur merica dan garam, tuang sedikit air hingga berbentuk pasta, lalu oleskan pada gigi yang sakit

12. Serai

Serai dapat digunakan sebagai cara mengobati sakit gigi yang alami. Selain itu seraii juga dapat digunakan untuk mencegah pembengkakan gusi. Caranya dengan merebus 2 tangkai serai dengan segelas air. Lalu biarkan hingga air berkurang. Kemudian gunakan untuk berkumur

13. Jahe

Ada kandungan antibakteri yang berfungsi memberangus bakteri dalam mulut. Caranya adalah dengan memarut 1 buah jahe. Kemudian peras airnya. Gunakan air persan jahe untuk berkumur.

14. Getah jarak

Getah jarak mengandung antiseptic, antibakteri, dan antibiotik yang tinggi. Caranya adalah dengan meneteskan getah jarak pada gigi yang sakit.

15. Air kelapa

Air kelapa juga berguna sebagai antiseptic alami. Berkumurlah dengan menggunakan air kelapa alami setiap sesudah menggosok gigi.
Read More